Deskripsi Saya

Saya akan mendeskripsikan diri saya sendiri nama saya

Wannipa kumad anak pertama dari 2 bersaudara Sekarang saya sedang menempuh tingkat HI (ilmu social dan ilmupolitik ) di unda (universitas muhammadiyah malang) Saya orangnya humoris, setidaknya menurut saya sendiri saya orangnya baik dan tidak sombong pada siapa pun, ramah tamah apa lagi kepada orang yang lebih tua kepada saya, suka menghargai orang lain karena sebelum kita menghargai diri kita sendiri maka terlebih dahulu hargailah orang lain jika kita menghargai orang lain maka orang lain pun akan menghargai kita, selain itu saya juga senang membuat orang tertawa karena sungguh salah satu kebahagiaan di dunia ini yang saya rasakan adalah ketika kita dikelilingi oleh orang-orang yang bahagia.Adapun hobby yang saya miliki yaitu dalam bidang olah raga, jika membicarakan olahraga saya menyukai volley ball.Jujur saja saya sangat tidak suka dengan orang yang sifatnya aneh (dalam bentuk sikap dan cara bicara) suka menipu, tukang bohong, tidak menghargai orang lain, sombong dan angkuh, sombong dalam hal pelajaran, dan lain-lain.Bila saya menemukan orang seperti itu maka saya akan menjauhinya dan tidak menganggapnya sebagai teman.

Dan terakhir, harapan saya ingin menjadi orang sukses dan membanggakan kedua orang tua saya dan semua orang di sekeliling saya, saya akan berusaha dengan keras , saya ingin mereka berkata

“ itu andreka, dan saya bangga padanya.” Hehehehe…………

Mungkin hanya sekian lampiran tentang deskripsi diri saya.

Saya ucapkan terimakasih……….

JURUSAN ILMU SOSIAL DAN POLITIK

KEUNGGULAN JURUSAN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL

Arus utama pembangunan nasional adalah bidang kesejahteraan social, hal ini dapat dicermati dengan diluncurkannya program-program kesejahteraan sosial dan berbagai produk perundang-undangan sosial seperti undang-undang sistem jaminan sosial, undang-undang kesejahteraan social no.11 tahun 2009 dan undang-undang peradilan anak, serta berbagai produk UU lainnya. Disisi lain pembangunan yang dilaksanakan selalu membawa dampak terjadinya masalah social yang menyertainya baik dalam skala mikro (individu), mezzo (keluarga/kelompok) dan makro (masyarakat). Fenomena ini membutuhkan seorang ahli dibidang kesejahteraan social yaitu Pekerja Sosial yang professional dan berbagai kebijakan program dan produk undang-undang itu telah mengokohkan eksistensi profesi pekerjaan sosial sebagai profesi utama dalam pembangunan kesejahteraan sosial di Indonesia.

Tentang Fakultas Ilmu Sosial Politik
Ilmu Kesejahteraan Sosial
Ilmu Kesejahteraan Sosial
Menjadi Jurusan yang unggul dan profesional serta berdaya saing dalam pengembangan ilmu dan profesi pekerjaan sosial dengan berlandaskan keimanan, ketaqwaan dan nilai-nilai ke-Islaman. Jenjang Strata 1. Gelar S.Sos.
Ilmu Pemerintahan
Ilmu Pemerintahan
Menjadikan Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP-UMM sebagai Pusat Pendidikan dan Pengembangan Ilmu serta Praktik Pemerintahan untuk mendukung terwujudnya Good Governance. Jenjang Strata 1. Gelar S.I.P.
Ilmu Komunikasi
Ilmu Komunikasi
Menjadi Prodi yang mempunyai daya saing dalam pengembangan keilmuan dan ketrampilan dibidang komunikasi, berdasarkan nilai-nilai Islam. Jenjang Strata 1. Gelar S.Ikom.
Sosiologi
Sosiologi
Menjadi jurusan yang memiliki daya saing/kompeten dalam pengkajian dan pengembangan sosiologi industri. Jenjang Strata 1. Gelar S.Sos.
Hubungan Internasional
Hubungan Internasional
Menjadi Prodi Ilmu Hubungan Internasional yang berkarakter, berdaya saing dan unggul dalam studi hubungan internasional kajian Regionalisme dan Globalisasi. Jenjang Strata 1. Gelar S.I.P.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang pada awalnya bernama Fakultas Kesejahteraan Sosial didirikan pada tanggal 11 Juli tahun 1968 sebagai afilial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dua tahun kemudian (1970) berubah menjadi Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan sekaligus mulai berdiri sendiri lepas dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Saat itu FIS baru mengembangkan satu jurusan yaitu
Prodi
Akreditasi
Ilmu Kesejahteraan Sosial
A
Ilmu Pemerintahan
A
Ilmu Komunikasi
A
Sosiologi
A
Hubungan Internasional
A
Lokasi : Gedung kuliah Bersama (GKB) I
Web : http://fisip.umm.ac.id
Email : –
Telp : +62 341 464318-19 (hunting) Ext. 132

Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dengan status terdaftar, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 022/A/I/1975 tertanggal 16 April 1975 dengan fasilitas kampus yang berada di Jl. Bandung No.1 Malang. Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial terus berkembang dan memperoleh kepercayaan dari masyarakat, sehingga pemerintah lewat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 10 Mei 1982 mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 0168/0/1982, meningkatkan status dari terdaftar menjadi diakui. Tiga tahun kemudian pada tanggal yang sama, jurusan pertama di FISIP UMM ini statusnya sudah disamakan, berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 0257/0/1985.
Sejak tahun 1985 tersebut, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) berubah menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan menambah dua jurusan yaitu Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi. Kedua jurusan ini pada tahun 1986 memperoleh status terdaftar. Sedangkan untuk status diakui dicapai oleh jurusan Ilmu Pemeintahan pada tahun 1990, disusul kemudian tahun 1993 oleh jurusan Ilmu Komunikasi. Peningkatan status diperoleh jurusan Ilmu Pemerintahan pada tahun 1993 menjadi disamakan dan Jurusan Ilmu Komunikasi pada tahun 1995. Tahun 2008 Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial Terakreditasi B dengan Surat Keputusan BAN-PT Nomor: 018/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII2008, Jurusan Ilmu Komunikasi Terakreditasi A dengan Surat Keputusan BAN-PT Nomor: 022/BAN-PT/Ak-X/S1/IX/2007, Jurusan Ilmu Pemerintahan Terakreditasi B dengan Surat Keputusan BAN-PT Nomor: 012/BAN-PT/Ak-X/S1/VI/2007,
Pada tahun 1998 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang membuka Jurusan Ilmu Sosiologi dengan konsentrasi pada Sosiologi Industri dengan status terdaftar Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 445/DIKTI/Kep/1998. Pada tahun 2007 Jurusan Ilmu Sosiologi mencapai Status Terakreditasi B berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor: 015/BAN-PT/Ak-X/S1/VII/2007.
Pada tahun 2004 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang menambah Jurusan Ilmu Hubungan Internasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 467/D/T/2004 yang penyelenggaraannya dilaksanakan pada tahun akademik 2005/2006 dan memperoleh Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan dengan Surat Ditjend DIKTI No.3197/D/T/2007, kemudian Terakreditasi pada tahun 2008 dengan Surat Keputusan BAN-PT No.032/BAN-PT/Ak-XI/S1/XII/2008.

Deskripsi tentang TR. Sengkaling dan SFF

Deskripsi tentang TR. Sengkaling dan SFF
TR Sengkaling

Taman Rekreasi Sengkaling terletak di Jl. Raya Mulyoagung No. 188, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, atau berjarak sekitar 10 km dari pusat Kota Malang. Lokasinya sangat strategis karena tepat berada di tepi jalan raya yang menghubungkan antara Kota Malang dengan Kota Batu, sehingga sangat mudah dicapai oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Taman Rekreasi Sengkaling Malang adalah tempat wisata keluarga, sesuai dengan slogannya Wisata Air Impian Keluarga, dan menyediakan berbagai macam wahana permainan demi memanjakan pengunjung, di antaranya adalah taman bermain, wahana permainan di darat dan air, gedung serbaguna, dan kolam pemandian. Luas keseluruhan Sengkaling sekitar 9 hektar dan 6 hektar di antaranya berupa taman dan pepohonan yang menyejukkan. Taman Rekreasi Sengkaling dibuka setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB. Hal ini dimaksudkan untuk memberi keleluasaan kepada masyarakat yang akan melakukan rekreasi sekaligus bersantai bersama keluarga.
Taman Rekreasi Sengkaling pertama kali didirikan oleh seorang warga Belanda bernama Mr. Coolman pada tahun 1950 dan sempat dikelola oleh Mochtar warga dari Padang. Ketika dikelola Mochtar, Sengkaling selalu tutup pada hari Jumat. Sejak tahun 1975 sampai sekarang, pengelolaan Taman Rekreasi Sengkaling ini diambil alih oleh PT. Bentoel Group dan dikelola oleh PT. Taman Bentoel. PT. Taman Bentoel, merupakan salah satu anak perusahaan Bentoel Group yang bergerak di bidang jasa pariwisata dalam bentuk taman rekreasi. Jika dahulu pada awal beroperasinya Taman Rekreasi Sengkaling ini, hanya diperuntukkan bagi karyawan PT. Bentoel. Tapi seraya perkembangannya, Taman Rekreasi Sengkaling lantas dibuka untuk umum. Taman Rekreasi Sengkaling dengan luas tanah keseluruhan 9 hektar, terbagi atas 6 hektar yang lain masih berupa taman dan pepohonan hijau yang rindang. Tempat wisata ini mempunyai berbagai fasilitas yang memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan tempat wisata yang lain. Salah satunya adalah wisata airnya yang berasal dari sumber alami pegunungan. Konon, salah satu sumber yang ada yaitu Kolam Tirta Alam, dipercayai bisa membuat orang awet muda dan sampai saat inipun masih banyak masyarakat yang mempercayainya.

Sengkaling Food Festival ( SFF )

Sengkaling Food Festival ( SFF ) merupakan ikon wisata baru di Malang, yang dibangun di kawasan Taman Rekreasi Sengkaling ( TRS ). Konsep penggabungan Wisata Kuliner dengan Taman Rekreasi, didukung pengaturan Site Plan, Desain Gedung , Penataan Outlet dan Lighting System yang mumpuni sehingga memberi kesan sensasional yang tak akan terlupakan.
SFF menempati areal seluas 3 hektar di depan TRS, lokasi yang sangat strategis terletak di jalan raya antara Malang – Batu, dekat dengan beberapa Perguruan Tinggi terkenal antara lain : Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, Universitas Brawijaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim. Didukung dengan areal parkir SFF yang sangat luas, dengan sistem pengelolaan parkir yang baik, mampu menampung ratusan kendaraan, sehingga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung SFF.
Sebagai pusat kuliner terbesar di Jawa Timur , SFF menyediakan ratusan tenant yang menyajikan beragam menu berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan,mulai keluarga,pelajar dan mahasiswa,pelajar dan para wisatawan. Selain kuliner SFF juga menyediakan tenant yang menjual makanan/minuman khas Malang yang dapat dijadikan oleh-oleh, SFF sangat tepat sebagai tempat hang out, kongkow dan kumpul bareng keluarga maupun teman.
SFF buka setiap hari mulai pukul 16.00 s/d 23.00 WIB , kecuali hari Sabtu dan Minggu SFF buka mulai pukul 12.00 s/d 23.00 WIB.

tips dan trik/tutorial/informasi unik

Beberapa hari ini saya menjalani Pelatihan Aplikasi Teknologi Internet di universitas Muhammadiyah Malang, dimana kegiatan yang dilakukan adalah aplikasi internet. Pengertian aplikasi internet disini adalah, teknologi yang harus kita miliki untuk menggali informasi dari berbagai sumber khususnya adalah dari internet, dan bertujuan untuk bisa dan mampu menjalankan teknologi internet yang saat ini berkembang pesat dan sangat penting sebagai akses untuk mempermudah pekerjaan maupun kegiatan masyarakat dijaman modern. Dengan adanya aplikasi internet ini para pemula dapat menjelajahi dunia maya dalam mencari menggali dan membaca informasi mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya untuk jurusan Pendidikan bahasa inggris.

Dan selama beberapa hari ini, adapun tugas-tugas dan evaluasi-evaluasi yang diberikan kepada saya sebagai mahasiswa yang saat itu menjalankan kegiatan tersebut. Banyak sekali yang saya dapat dari mengikuti kegiatan Aplikasi Internet . Dan tugas-tugasnya meliputi teknologi yang dinamakan internet.

Adapun untuk mengerjakan tugas-tugas dari kegiatan PATI ini saya memiliki trik-trik atau tips yang saya gunakan untuk memperlancar dan mempermudah saya dalam menyelesaikan tugas dari kegiatan tersebut, diantaranya adalah:

1. Pahami tugas-tugas yang diberikan oleh pembimbing PATI
2. Kerjakan tugas bersama teman atau rekan anda, agar mempermudah dan mempercepat pengerjaan tugas yang berdeadline
3. Bekerjasamalah dengan teman anda, untuk membagi tugas sehingga lebih cepat dan tepat karena tugasnya telah dibagi sehingga terasa ringan.
4. Gunakan kesempatan waktu sebaik mungkin, karena tugas PATI yang biasa berdeadline harus dikerjakan semakin semakin baik.
5. Setelah mengerjakan tugas dan tugas selesai semua, ucapkan Alhamdulillah.

Sekian tips dan trik singkat dari saya, semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…..

Budaya, Makanan, Ciri khas

Kebudayaan Negara Thailan

1Bendera Negara Thailand

Budaya Thailand menggabungkan kepercayaan budaya dan karakteristik asli daerah yang dikenal sebagai hari modern Thailand ditambah dengan banyak pengaruh dari India kuno, Cina, Kamboja, bersama dengan tetangga budaya pra-sejarah Asia Tenggara. Hal ini dipengaruhi terutama oleh Animisme, Hindu, Budha, serta oleh migrasi kemudian dari Cina, dan India selatan.

Seni

Thailand seni visual yang tradisional terutama Buddha. Thailand Buddha gambar dari periode yang berbeda memiliki sejumlah gaya yang khas. Thai seni dan arsitektur candi berevolusi dari sejumlah sumber, salah satunya adalah arsitektur Khmer. Seni kontemporer Thailand sering mengkombinasikan unsur-unsur tradisional Thailand dengan teknik modern. Sastra di Thailand sangat dipengaruhi oleh budaya Hindu India. Karya-karya sastra yang paling menonjol Thailand adalah versi dari Ramayana, epik agama Hindu, yang disebut Ramakien, yang ditulis sebagian oleh Raja Rama I dan Rama II, dan puisi Sunthorn Phu. Tidak ada tradisi drama diucapkan di Thailand, peran, bukan diisi oleh tarian Thailand. Ini dibagi menjadi tiga kategori lakhon-khon, dan likay-khon yang paling rumit dan likay yang paling populer. Nang drama, bentuk wayang, ditemukan di selatan. Musik Thailand termasuk tradisi musik klasik dan rakyat serta string atau musik pop.

2

sebuah penggambaran gajah putih dalam seni abad ke-19 Thailand

Agama

Hampir semua orang Thailand 95% Buddhis Theravada (yang mencakup Tradisi Hutan Thai dan Nikaya Dhammayuttika dan Santi Asoke sekte,) dengan minoritas Muslim di Thailand (4,6%), Kristen di Thailand (0,7%), Buddha Mahayana, dan agama-agama lain. Thailand Buddhisme Theravada didukung dan diawasi oleh pemerintah, dengan para bhikkhu menerima sejumlah tunjangan pemerintah, seperti bebas menggunakan infrastruktur transportasi publik. Buddhisme di Thailand sangat dipengaruhi oleh kepercayaan tradisional tentang roh-roh leluhur dan alam, yang telah dimasukkan ke dalam kosmologi Buddhis. Kebanyakan orang Thailand sendiri semangat rumah, rumah kayu miniatur di mana mereka percaya roh rumah tangga hidup. Mereka menyajikan persembahan makanan dan minuman untuk roh-roh untuk membuat mereka senang. Jika roh-roh yang tidak senang, diyakini bahwa mereka akan menghuni rumah yang lebih besar dari Thailand, dan menyebabkan kekacauan.

3

Biksu muda buddhist menerima dupa
Kuliner & Masakan

Masakan Thailand terkenal dengan campuran dari empat rasa dasar:

* Manis (gula, buah)

* Pedas panas (cabai)
* Asam (jeruk nipis, asam)
* Asin (kecap ikan, kecap)

Sebagian besar hidangan dalam masakan Thailand mencoba untuk menggabungkan bumbu. Hal ini dilakukan dengan menggunakan sejumlah bumbu, rempah-rempah dan buah, termasuk: cabe, bawang putih lengkuas, daun jeruk, kemangi, selasih, jeruk nipis, serai, ketumbar, merica, kunyit, dan bawang merah.

4
Kaeng Phet pet yang : bebek panggang dalam kari merah
Olahraga

Olahraga paling populer di Thailand adalah sepakbola (juga dikenal sebagai asosiasi sepak bola atau sepak bola). Namun, liga profesional Liga Thailand dan Pro Liga di Thailand berada dalam masa perkembangan. Liga Utama Inggris memiliki pengikut yang besar di Thailand. Muay Thai(Thai tinju) mungkin adalah olahraga tontonan yang paling populer di Thailand. Olahraga adat lainnya utama adalah takraw, yang mirip dengan voli, namun bermain dengan kaki mereka dan bola rotan cahaya. Ada beberapa versi dari permainan dengan aturan yang berbeda. Ada Perahu Swan sirkuit di mana tim lapangan desa bersaing. Perlombaan invitasi internasional biasanya pada bulan November. Telur bergulir pernah dinikmati sebagai hobi Nasional, tapi kelaparan dan kekurangan telur sekitar pertengahan abad terakhir menyebabkannya mundur ke desa-desa, disana masih dipraktekan secara tradisional.

5
Timnas Sepakbola Thailand
Pernikahan

Upacara pernikahan antara Buddhis Thailand umumnya dibagi menjadi dua bagian: sebuah komponen Buddhis, yang meliputi pembacaan doa dan persembahan makanan dan hadiah lain untuk para bhikkhu dan gambar Buddha, dan komponen non-Buddhis berakar pada tradisi rakyat, yang berpusat pada keluarga pasangan. Pada masa lampau, itu tidak diketahui oleh para biksu Budha untuk hadir pada setiap tahap upacara pernikahan itu sendiri. Sebagai biarawan diminta untuk mengurus pemakaman, kehadiran mereka di sebuah pernikahan (yang dikaitkan dengan kesuburan, dan dimaksudkan untuk menghasilkan anak-anak) dianggap sebagai pertanda buruk. Seorang pasangan akan mencari berkat dari kuil lokal mereka sebelum atau setelah menikah, dan mungkin berkonsultasi dengan seorang biarawan untuk saran astrologi dalam pengaturan tanggal menguntungkan untuk pernikahan. Pernikahan Non-Buddhis sering akan berlangsung pada hari yang terpisah.

6
Upacara pernikahan di Thailand
di zaman modern, larangan ini telah secara signifikan santai. Hal ini tidak biasa untuk kunjungan ke sebuah kuil yang harus dilakukan pada hari yang sama sebagai non-Buddhis bagian dari pernikahan, atau bahkan untuk pernikahan untuk mengambil tempat dalam kuil. Sementara pembagian masih sering diamati antara “agama” dan “sekuler” bagian dari layanan pernikahan, mungkin sederhana seperti para biarawan hadir untuk upacara Buddha berangkat untuk makan siang setelah peran mereka selesai. Selama komponen Buddhis dari layanan pernikahan Mereka kemudian membacakan doa-doa tertentu dasar Buddhis atau nyanyian (biasanya termasuk mengambil tiga perlindungan dan Lima Sila), dan kemenyan cahaya dan lilin sebelum foto. Orang tua dari pasangan kemudian dapat dipanggil untuk ‘menghubungkan’ mereka, dengan menempatkan pada kepala pengantin wanita dan laki-laki. Pasangan itu kemudian dapat membuat persembahan makanan, bunga, dan obat-obatan kepada para bhikkhu ini. Kas hadiah (biasanya ditempatkan dalam amplop) juga dapat disajikan ke kuil pada saat ini.

Kemudian para bhikkhu dan para biarawan berkumpul. Mereka memulai serangkaian bacaan kitab suci Pali dimaksudkan untuk membawa pahala dan berkah bagi pasangan baru. String berakhir dengan biarawan memimpin, yang dapat menghubungkan ke sebuah wadah air yang akan ‘dikuduskan’ untuk upacara. Merit dikatakan perjalanan melalui string dan disampaikan ke air; pengaturan yang sama yang digunakan untuk mentransfer pahala kepada orang mati di sebuah pemakaman, bukti lebih lanjut dari melemahnya tabu pada citra pemakaman pencampuran dan riasan dengan upacara pernikahan. Terpujilah air dapat dicampur dengan tetesan lilin dari lilin menyala sebelum gambar Buddha dan unguents lainnya dan herbal untuk menciptakan sebuah ‘paste’ yang kemudian diterapkan pada dahi pengantin untuk menciptakan sebuah ‘titik’ kecil, mirip dengan menandai kadang-kadang dibuat dengan tinta merah pada umat Hindu. Tanda pengantin dibuat dengan pangkal lilin daripada jempol biarawan itu.

Sekarang biksu tertinggi dapat memilih untuk mengatakan beberapa kata untuk pasangan, menawarkan nasihat atau dorongan. Pasangan itu kemudian dapat membuat persembahan makanan kepada para bhikkhu, di mana titik bagian Buddhis dari upacara ini adalah menyimpulkan. Sistem mahar Thailand dikenal sebagai ‘Dosa Sodt’. Secara tradisional, pengantin pria akan diharapkan untuk membayar sejumlah uang untuk keluarga, untuk mengimbangi mereka dan untuk menunjukkan bahwa pengantin laki-laki secara finansial mampu merawat putri mereka. Kadang-kadang, jumlah ini adalah murni simbolis, dan akan kembali ke pengantin setelah pernikahan telah terjadi.

Komponen religius upacara pernikahan antara Muslim Thailand sangat berbeda dari yang dijelaskan di atas. Imam dari masjid lokal, pengantin pria, ayah dari pengantin wanita, laki-laki dalam keluarga dan laki-laki penting dalam komunitas duduk dalam lingkaran selama upacara, yang dilakukan oleh Imam. Semua perempuan, termasuk pengantin wanita, duduk di ruang terpisah dan tidak memiliki partisipasi langsung dalam upacara tersebut. Komponen sekuler upacara, bagaimanapun, sering hampir identik dengan bagian sekuler upacara pernikahan Buddhis Thailand. Satu-satunya perbedaan penting di sini adalah jenis daging yang disajikan untuk tamu (kambing dan / atau daging sapi bukan daging babi). Thai Muslim sering, meskipun tidak selalu, juga mengikuti konvensi dari sistem mahar Thailand.

Kebiasaan

Kebiasaan tradisional orang Thailand dikumpulkan dan dijelaskan oleh Phya Anuman Rajadhon di abad 20, pada saat modernitas mengubah wajah Thailand dan sejumlah besar tradisi menghilang atau menjadi disesuaikan dengan kehidupan modern. Namun, perselisihan ke arah perbaikan, yang berakar dalam budaya Siam kuno, yang terdiri dalam mempromosikan apa yang halus dan menghindari kekasaran adalah penekanan utama dalam kehidupan sehari-hari semua orang Thailand teratas dalam skala nilai mereka. Salah satu yang paling khas. Menampilkan ucapan, perpisahan, atau pengakuan, ia datang dalam beberapa bentuk yang mencerminkan status relatif dari mereka yang terlibat. Umumnya salam melibatkan gerakan doa seperti dengan tangan, mirip dengan mudra Anjali dari anak benua India, dan juga mungkin termasuk membungkuk sedikit kepala. Salam ini sering disertai dengan senyum tenang melambangkan sebuah disposisi ramah dan sikap yang menyenangkan. Thailand sering disebut sebagai “Tanah Senyuman” dalam brosur wisata.

7
Senyum merupakan simbol penting dalam budaya Thailand
Menunjukkan dan menampilkan kasih sayang di depan umum tidak umum dalam masyarakat tradisional Thailand, khususnya antara kekasih. Teman dapat dilihat berjalan bersama bergandengan tangan, namun pasangan jarang melakukannya kecuali di wilayah kebarat-baratan. Sebuah norma sosial terkemuka menyatakan bahwa seseorang menyentuh di kepala dapat dianggap kasar. Hal ini juga dianggap tidak sopan untuk menempatkan kaki di atas kepala orang lain, terutama jika orang itu adalah berstrata sosial yang lebih tinggi. Hal ini karena rakyat Thailand menganggap kaki menjadi bagian yang paling kotor dan paling rendah dari tubuh, dan kepala bagian yang paling dihormati dan tertinggi tubuh. Ini juga mempengaruhi bagaimana Thailand duduk saat di tanah-kaki mereka selalu menunjuk jauh dari orang lain, terselip ke samping atau di belakang mereka. Menunjuk atau menyentuh sesuatu dengan kaki juga dianggap kasar.

Seperti banyak budaya Asia, gagasan wajah sangat penting. Untuk alasan ini, pengunjung harus berhati-hati untuk tidak menciptakan konflik, untuk menampilkan kemarahan atau menyebabkan seseorang Thailand kehilangan muka. Perbedaan pendapat atau perselisihan harus ditangani dengan tersenyum dan tidak ada usaha harus dilakukan untuk menyalahkan yang lain. Dalam kehidupan sehari-hari di Thailand, ada penekanan kuat pada konsep ‘sanuk, gagasan bahwa hidup harus menyenangkan. Karena itu, Thailand bisa sangat menyenangkan di tempat kerja dan selama hari-hari kegiatan. Menampilkan emosi positif dalam interaksi sosial juga penting dalam budaya Thailand. Seringkali, Thailand akan menangani perselisihan, kesalahan kecil atau kemalangan dengan menggunakan frase “pena mai rai”, diterjemahkan sebagai “tidak masalah”. Penggunaan frase ini di mana-mana di Thailand mencerminkan disposisi meminimalkan konflik, perbedaan pendapat atau keluhan. Senyum dan kalimat “pena mai rai” menunjukkan bahwa insiden itu tidak penting dan oleh karena itu tidak ada konflik atau rasa malu terlibat.

Pemakaman

Menangis tidak disarankan saat pemakaman, agar tidak khawatir ruh almarhum. Banyak kegiatan di sekitar pemakaman dimaksudkan untuk membuat manfaat untuk almarhum. Salinan kitab suci agama Buddha dapat dicetak dan didistribusikan dalam nama almarhum, dan hadiah-hadiah yang biasanya diberikan ke kuil setempat. Para bhikkhu diundang untuk menyanyikan doa-doa yang dimaksudkan untuk memberikan manfaat untuk orang yang meninggal, serta memberikan perlindungan terhadap kemungkinan relatif mati kembali sebagai roh jahat. Sebuah gambar dari almarhum dari / nya hari terbaik akan sering ditampilkan di sebelah peti mati. Seringkali, thread terhubung ke mayat atau peti mati yang dipegang oleh para biarawan nyanyian selama bacaan mereka, thread ini dimaksudkan untuk mentransfer kebaikan bacaan para biarawan ‘kepada almarhum. Mayat ini dikremasi, dan guci dengan abu biasanya disimpan dalam sebuah chedi di kuil lokal. Namun minoritas Tionghoa menguburkan almarhum.

8
Kayu pembakaran jenazah Chan Kusalo, Patriark-Biara utara Thailand

Liburan

Liburan penting dalam budaya Thailand termasuk Tahun Baru Thailand, atau Songkran, yang secara resmi dirayakan dari 13-15 April setiap tahun. Jatuh pada akhir musim kemarau dan selama musim panas di Thailand, perayaan terkenal fitur membuang air riuh. Air berasal dari mencuci melempar gambar Buddha dan ringan percikan air wangi di tangan orang tua. Sejumlah kecil bedak wangi juga digunakan dalam ritus pembersihan tahunan. Namun dalam beberapa dekade terakhir penggunaan air telah meningkat dengan penggunaan selang, barel, pistol air, tekanan tinggi tabung dan jumlah berlebihan bubuk.

Liburan lainnya adalah Loi Krathong, yang diselenggarakan pada bulan 12 penuh dari kalender lunar Thailand. Meskipun bukan pemerintah diamati liburan, itu adalah tetap merupakan hari baik dalam budaya Thailand, di mana rakyat Thailand “loi”, yang berarti “melayang” sebuah “Krathong”, sebuah rakit kecil tradisional terbuat dari bagian pohon pisang, dihiasi dengan rumit-melipat daun pisang, bunga, lilin, dupa dll. menghanyut rakit lilin adalah simbol melepaskan semua dendam seseorang, kemarahan dan kekotoran batin, sehingga seseorang dapat memulai kembali kehidupan yang lebih baik.

Julukan

Oranng Thailand biasanya memiliki satu atau kadang-kadang lebih, nama panggilan pendek (Thailand: ชึ่ อ เล่น) yang mereka gunakan dengan teman dan keluarga. Seringkali pertama yang diberikan oleh teman atau anggota keluarga yang lebih tua, julukan ini biasanya satu suku kata (atau aus turun dari dua suku kata ke satu). Meskipun mereka mungkin hanya dipersingkat versi nama lengkap, mereka cukup sering tidak ada hubungannya dengan nama lengkap Thailand dan kata-kata sering lucu dan / atau omong kosong. Secara tradisional nama panggilan-akan setelah hal-hal dengan nilai rendah, ‘kotoran’ misalnya, yang meyakinkan roh jahat bersembunyi di sekitarnya bahwa anak itu tidak layak perhatian mereka. Beberapa nama panggilan umum akan menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai kecil, lemak, babi katak,, sedikit satu, pisang, hijau, atau perempuan / laki-laki. Meskipun jarang, kadang-kadang anak-anak Thailand diberi julukan setelah urutan mereka lahir ke dalam keluarga (yaitu satu, dua, tiga, dll). Julukan berguna karena nama resmi Thailand sering panjang, khususnya di kalangan warga Thailand keturunan Tionghoa, yang berasal dari nama panjang upaya untuk menerjemahkan nama-nama Cina ke Thailand setara, atau di antara Thailand dengan panjang sama yang diturunkan Sansekerta.

Pakaian Adat Thailand

Pengaruh agama Buddha amat kuat di Thailand. Hal ini dapat dilihat dengan terbinannya 50000 buah kuil. Melalui sami-sami Buddha inilah, negara Thailand berhubungan denganadat istiadat jajahan India. Mislanya, pakaian beradat di negeri Thai seperti pakaian Panong.Pakaian panong ini ialah sehelai kain yang dililit di bahagian bawah badan dan dimasukkandi celah kaki seperti kain dhoti di India. Pakaian ini dipakai oleh orang lelaki dan perempuandi Thailand

9

Pakaian adat Thailan disebut kaftan atau tunika

Perempuan Leher Panjang Di Thailand

Sebuah suku di thailand memnag menjadi sangat menarik di perhatikan pasalanya disana ada sebuah suku yang dimana para wanita memiliki leher panjang.Tempat ini terletak di sebelah utara Thailand. Desa Padaung Karen yang menyuguhkan atraksi wisata kontroversial tersebut.

10

Cantik menurut sebagian masyarakat Thailand

Warga sekitar menjadi sangat populer dnegan sebutan gadis dengan “leher panjang”, mereka masih berusia lima tahun dengan cincin kuningan yang bertumpuk di lehernya. Uniknya Cincin kuningan tersebut akan terus bertambah seiring dengan pertambahan usia mereka.

Hal ini menjadi sangat menarik dan menjadi sangat fenomenal, Sebagian orang mendukung program wisata tersebut dengan alasan mempertahankan kebudayaan di Thailand di mata wisatawan dunia. Namun, kelompok lainnya menolak keras karena menganggap hal tersebut merupakan salah satu bentuk eksploitasi perempuan dan anak-anak.

PERKEMBANGAN DAN KEMAJUAN TEKNOLOGI

PERKEMBANGAN DAN KEMAJUAN TEKNOLOGI
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia berkembang dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.
Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dari barat di Indonesia membawa dampak bagi kemajuan negara Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai melakukan pergerkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di samping itu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia juga membawa dampak bagi semangat juang bangsa Indonesia. Mereka memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk mencari informasi-informasi terkini mengenai keadaan dunia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia benar-benar terbantu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada masa kolonial perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi belum begitu maksimal. Pemerintah koloniallah yang menjadi penyebab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia. Pemerintah kolonial menghalangi akses-akses masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi dari barat ke Indonesia. Mereka juga melakukan pelarangan terhadap pendidikan bagi masyarakat Indonesia untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Akibatnya indonesia tertinggal jauh dengan negara-negara di sekitarnya. Secara keseluruhan penyebab lain dari ketertinggalan Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut :
a. Terbatasnya jumlah orang Indonesia yang mendapat pendidikan terutama pendidikan tinggi
b. Masyarakat Indonesia jarang terlibat langsung dalam pengembangan iptek
c. Pemerintah Belanda dan perusahaan-perusahaan yang berada di indonesia untuk melakukan alih teknologi.
d. Minimnya industrialisasi.
e. Kurangnya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia sendiri.
Setelah merdeka, perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi berkembang pesat di Indonesia. Hal ini didorong dengan terbukanya akses-akses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Kemerdekaan menciptakan keadilan dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Mereka mempelajari sedikit demi sedikit di sekolah-sekolah yang sudah dibuka untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Dengan bekal pengetahuan ini kemudian masyarakat Indonesia melakukan berbagai inovasi dan eksperimen ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Pembangunan bidang iptek pada PJPT II merupakan kesinambungan perluasan dari PJPT I. Menurut GBHN 1993 sasaran pembangunan ekonomi PJPT II adalah sebagai berikut:
1. Tercapainya kemampuan nasional dalam pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan iptek yang dibutuhkan bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradaban, ketangguhan, dan daya saing bangsa.
2. Terpacunya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang berkualitas, maju, mandiri, dan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai spiritual, moral dan etik berdasarkan nilai luhur bangsa serta nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk mencapai sasaran tersebut, maka arah pembangunan iptek adalah sebagai berikut:
1. Pemanfaatan pengembangan dan penguasaannya dapat mempercepat proses pembaharuan.
2. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
3. Memperluas lapangan kerja.
4. Meningkatkan kualitas harkat dan martabat bangsa serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sedangkan kebijaksanaan iptek dalam Pelita VI pada PJPT II ada 5 sektor sebagai berikut.
1. Teknik Produksi : Yaitu keseluruhan unsur yang turut berperan dalam kegiatan manusia yang menghasilkan barang dan jasa.
2. Sektor Teknologi : Yaitu kemampuan teknologi dan rekayasa yang mendasari kemampuan bangsa Indonesia dalam melakukan inovasi.
3. Sektor Ilmu Pengetahuan Terapan : Yaitu Ilmu pengetahun yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.
4. Sektor Ilmu Pengetahuan Dasar : Yaitu ilmu pengetahuan yang menjadi landasan bagi pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam, Sosial, Humaniora, dan mendukung mutu SDM.
5. Sektor Kelembagaan Iptek L: Yaitu iptek yang diarahkan untuk meningkatkan SDM agar lebih produktif, kreatif, dan inovatif.
Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia setelah merdeka terbagi menjadi dua dekade. Pada dekade pertama, yaitu tahun 1945-1960, bangsa indonesia mulai mengerti arti teknologi produksi, walaupun masih dalam tingkat pasif dan penuh ketergantunga pada pihak luar negeri. Hasil dari pengenalan ilmu pengenalan teknologi untuk pertama kali yaitu pembangunan pabrik semen di Gresik, pabrik kertas di blabak (Magelang),pabrik gelas, dan kosmetik di Surabaya di pertengahan dekade 1950an. Pada dekade ke-2 yaitu pada tahun 1976 dengan mendirikan pabrik pesawat terbang di Bandung yang di beri nama industri pesawat terbang NUR TANIO (IPTN) yang menggunakan teknologi yang lebih canggih lagi. Teknologi dari pabrik pesawat terbang ini mengacuh pada teknologi di Jerman.
Ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, di sisi lain menimbulkan dampak negatif.
Kemajuan dan Manfaat IPTEK
1. Limbah ternak untuk pupuk (kompos).
2. Sampah dimanfaatkan menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan, dan tenaga gerak.
3. Dengan detoksifikasi surya yaitu sistim pengolahan air yang terkontaminasi dengan memanfaatkan panas matahari/ultraviolet sehingga menghasilkan air yang bersih.
4. Dalam bidang komunikasi (radio,TV, telephone, handphone, internet) sehingga penggunaan waktu lebih efisien dan cepat.

Penjelasan Perkembangan Internet, Smartphone dan Sosial Media
Di era sekarang, teknologi sangat erat kaitannya dengan Internet. Perkembangan internet itu sangat mempengaruhi kehidupan sosial serta cara berkomunikasi seseorang., Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan. Tahun 1998 hanya 500ribu orang yang menggunakan internet, namun dimulai pada tahun 2012 pengguna internet meroket menjadi 63juta orang. Angka itu bahkan diprediksi akan terus meninggkat menjadi 139juta orang pada tahun 2015.
Perkembangan yang terjadi terhadap telepon genggam juga semakin mempermudah komunikasi melalui sosial media maupun internet. Hanya dari sebuah handphone kita bisa mendapatkan begitu banyak informasi secara singkat. Smartphone , itulah sebutan untuk handphone canggih yang dapat berfungsi hampir sama dengan sebuah computer jinjing atau laptop namun berukuran jauh lebih kecil. Bila dilihat dari sudut pandang ini, kemajuan teknologi memberikan kita kesempatan untuk hidup secara lebih mudah. Hal tersebut merupakan kemudahan untuk mendapatkan atau juga menyebarkan informasi yang diinginkan.
Perkembangan teknologi pada masa kini yang terus berkembang, sehingga membuat Internet serta banyak sosial media juga semakin berkembang. Walaupun belum ke seluruh bagian Indonesia, namun hal-hal berbau kemajuan teknologi tersebut telah tersebar ke hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang yang mengakses internet atupun sosial media di Indonesia ini adalah mereka yang menggunakan handphone. Berdasarkan riset dari lembaga AC Nielsen juga tercatat 95% pengguna ponsel di Indonesia memanfaatkan alat tersebut untuk mengakses Internet. Kini terasa seperti tidak ada batasan dengan orang lain meski mereka berjarak ratusan ribu kilometer dari lokasi seseorang. Hal itu terjadi karena kemajuan di teknologi masa kini. Konsep McLuhan terbukti benar, kini khususnya di Indonesia, banyak sekali manusia yang bergantung pada teknologi dan sangat sulit untuk lepas dari hal-hal seputar teknologi. Bahkan bisa dibilang di era ini bila seseorang tidak menggunakan teknologi-teknologi tersebut, orang tersebut tidak dapat diterima dengan baik di lingkungannya (contoh: dalam pekerjaan, beberapa perusahaan memiliki syarat khusus mengenai kemampuan menggunakan berbagai teknologi). Kemajuan teknologi dalam berkomunikasi massa ini telah membawa banyak dampak serta perubahan dalam masyarakat.
Dampak Perkembangan Teknologi
Sisi positifnya adalah masyarakat yang menjadi pengguna aktif teknologi, situs-situs, serta media komunikasi sosial, mereka dapat menyampaikan informasi dan juga mendapatkan informasi secara lebih mudah. Komunikasi khususnya di Indonesia terasa seakan menjadi lebih mudah seiring perkembangan teknologi ini.Bila dilihat dari sisi negatifnya, kemajuan teknologi ini membuat orang menjadi malas untuk berkomunikasi secara langsung. Orang lebih memilih berinteraksi melalui handphonenya ketimbang berkomunikasi dengan orang disekitarnya. Contoh, seorang anak sibuk ber-chatting dengan teman melalui handphone miliknya ketimbang berbicara dengan saudaranya saat acara keluarga sedang berlangsung. Kadang kemajuan teknologi ini juga membuat seseorang menjadi kurang peka dengan ekspresi saat sedang berkomunikasi dengan lawan bicaranya.
Saat orang sudah terlalu sibuk dengan telepon atau PC miliknya, lalu mereka menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berinteraksi di dunia maya, mereka tidak sadar bahwa saat itu mereka sedang membuang waktunya untuk berinteraksi dengan hidup sebenarnya yang berada disekitar mereka. Banyaknya pengguna sosial media dan pengakses internet ini, membuktikan bahwa masyarakat Indonesia lebih suka berinteraksi dan bergaul secara virtual dengan pengguna sosial media dan internet lainnya. Menurut survey yang dilakukan MarkPlus Insight (dailysocial.net) pada tanggal 13 November 2012 mengenai pengguna internet di Indonesia, ada tiga hal yang dapat mendukung pernyataan mengenai banyaknya orang yang berkomunikasi virtual. 40% dari pengguna Internet di Indonesia, yakni sekitar 24,2 juta penduduk mengakses Internet lebih dari 3 jam di setiap harinya. Selain itu, mayoritas pengguna Internet di Indonesia ini berusia 15 hingga 35 tahun. Serta kurang lebih 56,4% orang termasuk bargain hunter yakni masyarakat yang dapat mengakses Internet untuk mencari informasi serta segala hal untuk kebutuhan dirinya dalam waktu yang cukup lama. Secara khusus untuk Indonesia, kemajuan di bidang teknologi ini sangat berdampak terhadap berbagai aspek. Aspek tersebut diantaranya di sektor ekonomi dan juga sosial. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), salah satu dari jajaran Menteri Republik Indonesia tersebut menyatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang masyarakatnya terbanyak mengakses Internet di dunia. Selain itu, ada juga sebuah lembaga riset menyebutkan bahwa Indonesia merupakan peringkat ke lima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di seluruh dunia. Di dalam data tersebut juga disebutkan bahwa Indonesia menduduki posisi 5 besar dengan pengguna aktif internet yakni sebanyak 47 juta atau sekitar 14% dari seluruh total pengguna ponsel.
Salah satu ahli komunikasi massa yakni Harold D. Laswell dan Charles Wright pernah menyatakan fungsi sosial media massa. Fungsi sebenarnya antara lain yang pertama sebagai salah satu bentuk upaya penyebaran informasi dan interprestasi seobjektif mungkin mengenai peristiwa yang terjadi (Social Surveillance). Kedua, sebagai upaya penyebaran informasi yang dapat menghubungkan satu kelompok sosial dengan kelompok sosial lainnya (Social Correlation). Berikutnya sebagai upaya pewarisan nilai-nilai luhur dari satu generasi ke generasi selanjutnya (Socialization). Dan yang terakhir adalah sebagai penghibur khalayak ramai (Entertainment). (Dahlan, 2008)
Keempat fungsi menurut Harold D. Laswell dan Charles Wright ini mulai terkikis sehubungan dengan kemajuan teknologi yang sedang terjadi. Kini batasan akan komunikasi massa dan komunikasi antar pribadi menjadi agak semu. Karena dengan semakin berkembangnya teknologi khususnya di Indonesia, mengikuti itu akan muncul juga cara-cara berkomunikasi yang baru, dalam hal ini misalkan melalui sosial media. Mungkin kini fungsi telepon genggam dari yang awalnya hanya berfungsi untuk mengirimkan pesan atau menelepon seseorang telah berkembang jauh menjadi ‘laptop’ yang dapat dengan mudah dibawa kemana saja. Contoh yang berhubungan dengan perkembangan tersebut adalah kini seseorang bias saja tidak mengetahui nomor telepon seseorang padahal orang tersebut merupakan sahabat karibnya. Orang tersebut lebih memilih menyimpan pin bb dibandingkan dengan menyimpan nomor telepon orang itu.
Melihat fenomena yang sedang terjadi khususnya di Indonesia ini, sangat dikhawatirkan perkembangan teknologi itu membawa dampak buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Sehubungan dengan perkembangan ini, dibutuhkan juga peningkatan akan kesadaran masyarakat mengenai lingkungan sekitarnya. Perubahan karena perkembangan teknologi yang terjadi cukup cepat ini, secara tidak sadar maupun sadar telah merubah beberapa pola hidup masyarakat khususnya Indonesia. Contohnya kini banyak sekali anak-anak yang mengalami ketergantungan akan gadget mereka maupun orang tuanya.
Selain itu dampak negatifnya adalah perkembangan mereka dalam hal bersosialisasi menjadi sangat lamban. Karena mereka terlalu fokus dengan gadget tersebut. Dan di Indonesia kini, peranan media massa, teknologi, serta sosial media memegang kendali yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat dengan mudah dan relatif cepat untuk mempengaruhi opini publik. Contoh, di dalam dunia Twitter dikenal istilah buzzer. Buzzer disini bertindak semacam opinion leader yang bila orang itu men-tweet sesuatu, maka akan banyak yang berfikir seperti buzzer tersebut berfikir. Kemajuan teknologi memang membawa dampak positif yang banyak namun begitu juga dampak negatifnya. Dalam kasus buzzer ini misalnya, bila informasi yang disebarkan merupakan ilmu penting dan berguna maka itu menjadi hal yang sangat positif, namun bila informasi tersebut merupakan rekayasa atau fitnah terhadap seseorang atau sesuatu maka hal itu akan merugikan pihak terkait.
Kesimpulan yang perlu kita perhatikan adalah semua orang khususnya masyarakat Indonesia harus benar-benar cerdas utnuk memilah mana sisi positif dan negatifnya agar perkembangan teknologi yang terjadi serta bagaimana komunikasi itu selayaknya dilakukan, dijalankan dengan benar dan seimbang.

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP BUDAYA BANGSA INDONESIA

Bagi orang Indonesia budaya adalah jembatan menuju kesuksesan, budaya adalah tempat mencari solusi jika terdapat kesalahan, budaya adalah harta yang tak ternilai harganya. Perubahan dalam hidup boleh terjadi akan budaya dengan nilainya yang tak terhingga akan tetap menjadi simbol bagi orang Indonesia dalam kehidupannya. Terbukti walaupun kemajuan begitu pesat saat ini akan tetapi dalam setiap kesempatan tetaplah budaya dikedepankan disetiap kegiatan yang dilaksanakan.
Pada prinsipnya setiap perkembangan dan kemajuan dalam segi apapun baik adanya, setiap manusia menginginkan perubahan pun dalam konteks kehidupan bermasyarakat. Dari sekian banyak bidang ada dan berpacu untuk kemajuan salah satunya adalah bidang teknologi, yang menghadirkan perubahan dan kemajuan untuk selanjutnya digunakan oleh manusia. Beragam teknologi yang diciptakan memungkinkan manusia untuk bebas memilih apa yang diinginkan.
Kebudayaan mempunyai fungsi yang besar bagi manusia dan masyarakat, berbagai macam kekuatan harus dihadapi manusia dan masyarakat seperti kekuatan alam dan kekuatan lain. Selain itu, manusia dan masyarakat memerlukan kepuasan baik secara spiritual maupun materiel. Kebudayaan masyarakat tersebut sebagian besar dipenuhi ole kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri. Hasil karya masyarakat melahirkan teknologi atau kebudayaan kebendaan yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi masyarakat terhadap lingkungan didalamnya.
Dari berkembangnya teknologi informasi komputer yang pesat ini, peran serta masyarakat sangat besar dari perkembangannya. Hal ini dikarenakan perubahan cepat dalam teknologi informasi telah merubah budaya sebagian besar masyarakat dunia, terutama yang tinggal di perkotaan. Masyarakat diseluruh dunia telah mampu berinteraksi dan memperoleh informasidalam waktu singkat berkat teknologi komunikasi dan informasi yang mengalami perkembangan yang sangat luar biasa.
Teknologi komunikasi akan selau berkembang dari tahun ke tahun. Perkembangan ini dikarenakan adanya pengaruh globalisasi dan dampak dari negara maju yang semakin peka terhadap teknologi komunikasi. Berkat kemajuan ilmu dan teknologi manusia dapat menciptakan alat-alat serta perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan, sehingga dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Hal ini memungkinkan manusia dapat melakukan kegiatan dengan efektif dan efisien.
Adanya teknologi baru dapat menciptakan kebudayaan yang baru pada masyarakat serta teknologi sebagai pertanda kemajuan kebudayaan. Semakin berkembangnya teknologi dimana informasi apa saja bisa masuk dalam kehidupan masyarakat kita, berarti ikut serta mempengaruhi tergesernya nilai-nilai budaya Indonesia ini. Banyak masyarakat Indonesia, terutama generasi muda kebanyakan lebih suka terhadap budaya asing ketimbangkebudayaan Indonesia sendiri. Hal ini menuntut kita untuk lebih waspada dalam menerima budaya luar/asing.
Perkembangan teknologi tentu membawa perubahan yang begitu baik dan pesat dalam kehidupan manusia. Perkembangan itu baik adanya jika sesuai dengan apa yang diharapkan. Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan berbudaya. Teknologi sendiri dapat muncul dari ilmu pengetahuan yang selalu berkembang dari zaman ke zaman. Namun, pengaruh ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembentukan budaya mempunyai dampak positif maupun negatif.
Dari dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi ini adalah terciptanya sifat dan sikap ketergantungan kepada teknologi yang semakin canggih sehingga banyak orang yang mulai melupakan nilai-nilai kebudayaan yang ada di Indonesia. Sebagai salah satu contoh, anak-anak zaman sekarang lebih senang bermain dengan gadget canggih dibandingkan dengan permainan tradisional yang merupakan salah satu kebudayaan Indonesia. Dengan hal tersebut, maka anak-anak tersebut tidak dapat mengenal bahkan melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia sejak dahulu.
Berbagai informasi yang terjadi diberbagai dunia kini telah dapat langsung kita ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi). Tentu kemajuan teknologi ini menyebankan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yangbegitu besarterhadap transformasi nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang dianut masyarakat. Baik masyarakat perkotaan maupun perdesaan.
Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam atau yang sering disebut dengan gadget bukan hanya melanda masyarakat kota namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat-masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya segala informasi baik yang berniali positif maupun negatif dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Dan diakui atau tidak perlahanlah mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya masyarakat perdesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka. Situasi ini telah memengaruhi gaya hidup dan pola pikir masyarakat, terutama di kalangan remaja.
Kaum remaja yang paling rentan terkena pengaruh/dampak negatif dari teknologi. Jika dulu para siswa bersekolah dengan hanya membawa buku-buku pelajaran ataupun alat tulis, kini para siswa berangkat sekolah dengan peralatan gadget yang wajib mereka bawa. Entah sebetulnya mereka benar-benar membutuhkan gadget tersebut sebagai alat komunikasi atau tidak, yang jelas bagi remaja itu merupakan sarana gaul yang mutlak mereka miliki.
Dari perkembangan teknologi informasi saat ini sesungguhnya sangatlah berpengaruh terhadap kebudayaan di Indonesia bahkan lebih banyak dampak negatif yang ditimbulkan, jika kesadaran manusia akan kebudayaan Indonesia sudah tidak ada maka lama kelamaan semakin canggihnya teknologi mengakibatkan semakin punahkan kebudayaan di Indonesia. Karena itu alangkah baiknya kita untuk tidak terlalu candu terhadap teknologi kyang semakin canggih, dan gunakanlah teknologi tersebut dengan kebutuhannya saja dan kesadaran akan budaya yang ada sangatlah diperlukan agar kebudayaan di Indonesia bisa tetap di lestarikan dan tidak hilang begitu saja.
Pada hakikatnya, kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang tak dapat kita hindari. Tetapi, kita dapat melakukan tindakan yang bijaksana terhadap diri kita sendiri, keluarga dan juga masyarakat luas agar kemajuan teknologi yang semakin dahsyat ini tidak sampai menggeser jati diri kita sebagai manusia yang memiliki norma dan juga nilai-nilai pekerti yang luhur.

Universitas Muhammadiyah Malang

Sejarah Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.

Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.

Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.

Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.

Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.

Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan . Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan. Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik). Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.

Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri. Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan yang berkualitas.

Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama “mencerdaskan kehidupan bangsa” dan “membangun manusia Indonesia seutuhnya” dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Dasar dan Tujuan
Universitas Muhammadiyah Malang menyusun dan mengembangkan program berdasarkan pada:

Pancasila dan UUD 1945,
Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.
Adapun dalam kegiatan operasionalnya Universitas Muhammadiyah Malang berpedoman pada:

Qoidah Perguruan Tinggi Muhammadiyah tahun 1999,
Statuta Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2001,
Peraturan-peraturan lain yang terkait.
Tujuan penyelenggaraan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang adalah sebagai berikut.

Menghasilkan lulusan yang beriman, bertaqwa, menguasai IPTEKS, profesional, kreatif, inovatif, bertanggung jawab, dan mandiri menuju terwujudnya masyarakat lebih madhani.
Meningkatkan kegiatan penelitian sebagai landasan penyelenggaraan pendidikan dan mengembangkan IPTEKS.
Menghasilkan, mengamalkan, mengembangkan dan menyebar luaskan IPTEKS dalam skala regional, nasional dan internasional.
Mewujudkan pengelolaan yang terencana, terorganisir, produktif, efektif, efisien, dan terpercaya untuk menjamin keberlanjutan Universitas.
Mewujudkan civitas akademika yang mampu menjadi teladan dan kehidupan bermasyarakat.
Menjalin kerjasama dengan pihak lain dalam lingkup regional, nasional dan internasional untuk pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian terhadap Masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut Universitas Muhammadiyah Malang memaksimalkan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, yang meliputi:

penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran,
penyelenggaraan penelitian dalam rangka pengembangan kebudayaan khususnya ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan dan seni serta mempergiat dan memperdalam penelitian ilmu agama Islam dalam rangka mendapatkan kemurnian untuk diamalkan,
penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat.
Kompetensi Lulusan[sunting | sunting sumber]
Kompetensi Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang, dapat berkehidupan yang Islami dan beruswah khasanah, sehingga mampu :

Merancang dan mengimplementasikan pengetahuan dan ketrampilan di bidang keilmuan yang ditekuni.
Memiliki kreatifitas dan integritas ilmiah.
Memiliki kemampuan mengkaji dan memecahkan masalah di bidang keilmuan saat ini dan yang akan datang dengan dukungan IPTEKS.
Fakultas-Fakultas
Pada awal berdiri, UMM baru membuka beberapa fakultas, yaitu fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Hukum, Ekonomi dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta jurusan Ilmu Agama (Cabang dari FAI Universitas Muhammadiyah Jakarta). Seiring dengan berjalannya waktu dan tuntutan zaman, maka UMM telah membuka fakultas-fakultas lain, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan terdiri dari D3 dan S1 Keperawatan, Farmasi, dan Fisioterapi serta Program Pasca Sarjana yang masing-masing mengembang beberapa jurusan. Jurusan atau program studi di UMM baik tingkat diploma 3, Sarjana, Magister maupun Doktoral 40 persen telah terakreditasi A BAN-PT.

Program Diploma 3 (D3)
Terdiri dari 3 Program Diploma, antara lain:

Program D-3 Keperawatan (terakreditasi B)
Program D-3 Elektronika (terakreditasi B)
Program D-3 Keuangan dan Perbankan (terakreditasi B)
Program Sarjana (S1)[sunting | sunting sumber]
Terdapat 10 Fakuktas yang terdiri dari 34 Program Studi Sarjana, antara lain:

Fakultas Agama Islam
Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) (terakreditasi A)
Pendidikan Bahasa Arab
Ahwal Al-Syakhshiyah (Syari’ah) (terakreditasi B)
Ekonomi Syari’ah (terakreditasi C)
Twining Program (Syari’ah dan Fakultas Hukum)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Ilmu Kesejahteraan Sosial (KESOS) (terakreditasi A)
Ilmu Komunikasi (terakreditasi A)
Ilmu Pemerintahan (terakreditasi A)
Sosiologi (terakreditasi A)
Ilmu Hubungan Internasional (HI) (terakreditasi A)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Manajemen (terakreditasi A)
Akuntansi (terakreditasi A)
Ekonomi Pembangunan (terakreditasi B)
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Pendidikan Matematika (terakreditasi B)
Pendidikan Biologi (terakreditasi A)
Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia (terakreditasi B)
Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (terakreditasi B)
Pendidikan Bahasa Inggris (terakreditasi B)
Pend. Guru Sekolah Dasar (PGSD) (terakreditasi B)
Twining Program (PPKn & Fakultas Hukum)
Fakultas Teknik
Teknik Mesin (terakreditasi B)
Teknik Sipil (terakreditasi B)
Teknik Elektro (terakreditasi B)
Teknik Industri (terakreditasi B)
Teknik Informatika (terakreditasi B)
Fakultas Pertanian dan Peternakan
Agroteknologi / Agronomi (terakreditasi A)
Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis) (terakreditasi B)
Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) (terakreditasi B)
Kehutanan (terakreditasi B)
Peternakan (terakreditasi A)
Budidaya Perairan (Perikanan) (terakreditasi A)
Fakultas Psikologi
Psikologi (terakreditasi A)
Fakultas Hukum
Ilmu Hukum (terakreditasi A)
Fakultas Kedokteran
Pendidikan Dokter (terakreditasi B)
Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan
Ilmu Keperawatan (terakreditasi C)
Farmasi (terakreditasi B)
Fisioterapi (terakreditasi C)
Program Magister (S2)
Terdiri dari 9 Program Magister, antara lain:

Magister Manajemen (terakreditasi A)
Magister Ilmu Agama Islam (terakreditasi A)
Magister Hukum (terakreditasi A)
Magister Kebijakan & Pengembangan Pendidikan (terakreditasi B)
Magister Psikologi Sains (terakreditasi B)
Magister Sosiologi (terakreditasi A)
Magister Agribisnis (terakreditasi B)
Magister Pendidikan Matematika (prodi baru, proses akreditasi)
Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (prodi baru, proses akreditasi)
Program Doktoral (S3)
Terdiri dari 3 Program Doktoral, antara lain:

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (terakreditasi C)
Pendidikan Agama Islam (terakreditasi C)
Ilmu Pertanian (prodi baru, proses akreditasi)
Pendidikan Profesi[sunting | sunting sumber]
Terdiri dari 7 Program Pendidikan Profesi, antara lain:

Dokter (dr.)
Perawat / Profesi Ners (Ns.)
Farmasi
Akuntansi / Profesi Akuntan (Ak.)
Pendidikan Advokad
Fisioterapis (Physio)
Psikolog (M.Psi)
Mahasiswa
Saat ini jumlah mahasiswa aktif UMM sebanyak 26.171 orang (Last Update : May 1, 2013) mahasiswa dari seluruh penjuru tanah air, mulai dari NAD hingga Papua. Jumlah tersebut bisa lebih jika ditambah mahasiswa luar negeri, yaitu dari Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Australia dan Timor Leste, Inggris, Ukraina, Polandia, Thailand, Vietnem, Sudan, Jepang, China, dan Korea Selatan. Mereka mempunyai latar belakang umur, budaya, suku ras, agama, kondisi sosial dan asal SLTA yang berada. Sehingga, menampak gerbang UMM ibarat masuk ke dalam “Dunia Mini” tempat berinteraksi antar individu dan komunitas yang beragam latar belakangnya.

Dosen dan staf teknis
Di bidang akademik, UMM terus mengembangkan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian yang berstandar internasional serta didukung dosen yang qualified. Hal ini dilakukan, karena UMM telah bertekad menjadi The Real University. Saat ini, UMM mempunyai staf pengajar tidak kurang 750 orang dengan kualifikasi pendidikan hampir 80% lulusan S2, 15% S3 dan Guru Besar sedangkan sisanya masih lulusan S1 dari berbagai PT dalam dan luar negeri. Selain itu UMM juga didukung oleh ratusan staf administrasi, teknisi dan laboran yang masing-masing ahli di bidangnya. Untuk meningkatkan Skill dan kualitas SDM, UMM secara berkala mengirimkan dosen dan staf teknis ke luar negeri untuk mempelajari dan mendalami ilmu dan pengetahuan di semua bidang.

Lingkungan Kampus dan Unit Bisnis
Kampus III merupakan kampus terbesar yang dimiliki UMM. Kampus ini terhampar indah dengan bangunan tertata apik sesuai topografi lahan berlembah yang indah menghijau dan dialiri Sungai Brantas. Di tengah-tengah kampus terdapat danau luas terbelah jembatan menuju gedung megah, asri, damai dan sejuk. Di seputar kampus III inilah dikelilingi beberapa unit bisnis UMM, yakni gedung pertunjukkan UMM Dome, hotel UMM Inn, UMM Bookstore, Rumah Sakit Pendidikan UMM, UMM farm, SPBU UMM, dan Bengkel Motor UMM. Sedangkan Medical Center dan Apotik UMM terletak di kawasan kampus II. UMM juga sedang merencanakan pembangunan apartemen di kawasan Taman Rekreasi Sengkaling yang sudah dibeli oleh UMM.

Ranking dan Prestasi
Sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka, UMM sudah memperoleh pengakuan dari pihak eksternal, yaitu dengan diraihnya Nilai Akreditasi A dari BAN-PT (2013), Bintang Dua dari QS Star, Terakreditasi KNAPP, Terakreditasi dari MTD Registered Public Accountants, Terakreditasi dari NQA Global Assurance, dan lain-lain. Prestasi yang diraih UMM antara lain: Peraih Anugerah Kampus Unggul (AKU) Jawa Timur sejak tahun 2008, Peraih Anugerah AKU Kartika kopertis VII Jawa Timur sebagai kampus Terunggul di Jawa Timur, Runner Up Adi Upaya Puritama Kelas II (untuk Rusunawa), Runner Up ASEAN Energy Award, peringkat 18 Indonesia pada Webometrics (bahkan pernah ranking 8 Indonesia), Peringkat ke-5 Dunia konten Rich Files webometrics, Peringkat 5 Indonesia untuk Repository webometrics, peringkat 19 Indonesia 4icu, , Peringkat 22 TesCa-Telkom, dan lain-lain. UMM juga memperoleh penghargaan dari pemerintah USA sebagai Host Peace Corps USA mulai tahun 2010.

Kerjasama Luar Negeri
UMM telah bekerjasama dengan pihak luar kampus, baik dari instansi dalam dan luar negeri. Untuk kerjasama luar negeri yang sedang berjalan antara lain: Erasmus Mundus, ACICIS, Peace Corps Amerika, BGP Engineering Belanda, AMINEF, AIESEC, EESTEC, USAID, AUSAID, American Corner, Saudi Arabia Corner, dan lain-lain.

Pelayanan Akademik
Untuk memberi layanan akademik yang memadai berbagai fasilitas telah disediakan untuk mahasiswa, mulai sarana akademik, non akademik, sarana publik dan sarana rekreatif. Proses pembelajaran dan admisitrasi didukung dengan fasilitas ICT dan sistem informasi manajemen yang memadai, sehingga membuat proses studi menjadi mudah, efisien, dan selalu mengikuti perkembangan zaman.